Right Button

test
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MATA TINTA NUSANTARA

Pelantikan PW GP Ansor dan Satkorwil Banser Sumbar, Siap Perkuat Ekonomi dan Gerakan Sosial


Padang| MT.com
  - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat bersama Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser resmi dilantik untuk masa khidmat 2024–2028 di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Jumat (22/5/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum GP Ansor Pusat, Addin Jauharudin, jajaran pimpinan pusat, unsur badan otonom Nahdlatul Ulama, kader Ansor-Banser se-Sumatera Barat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua PW GP Ansor Sumbar, Chadirul, mengatakan kepengurusan baru membawa amanah besar untuk memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.

“Hari ini adalah awal dari amanah besar yang dititipkan di pundak kita bersama. Bagaimana Gerakan Pemuda Ansor di Sumatera Barat bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menghadirkan manfaat nyata,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menegaskan jabatan ketua bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada organisasi, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya, GP Ansor harus menjadi rumah besar bagi generasi muda yang cinta tanah air, ulama, dan nilai-nilai kebangsaan. Di tengah tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan informasi digital, Ansor diminta hadir sebagai bagian dari solusi.

“Kita ingin Ansor dekat dengan masyarakat dan ulama. Kita ingin Ansor mandiri secara ekonomi, aktif dalam gerakan sosial dan keagamaan, serta hadir membantu persoalan masyarakat,” katanya.

Chadirul juga menargetkan penguatan sektor ekonomi kader melalui kolaborasi dengan berbagai lini pemerintahan dan pengembangan program kemandirian organisasi.

Selain itu, GP Ansor Sumbar akan memperbanyak kegiatan keagamaan berbasis Ahlussunnah wal Jamaah serta memperkuat konsolidasi kader di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menyampaikan bahwa menjadi pemimpin Ansor merupakan kebanggaan sekaligus proses pembentukan kepemimpinan yang lengkap.

“Pemimpin Ansor harus mampu berpikir strategis, menguasai lapangan, dan menjadi teladan. Di dalam Ansor ada tiga komponen, yakni GP Ansor, Banser, dan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor. Semua itu membentuk karakter kepemimpinan,” ujarnya.

Ia menilai Ansor merupakan organisasi kader yang mengelola generasi muda usia produktif agar mampu melahirkan karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, organisasi akan tetap hidup apabila mampu menjadi harapan bagi para anggotanya. Karena itu, pimpinan organisasi dituntut mampu membangun solidaritas dan memberikan ruang tumbuh bagi kader.

“Ber-Ansor dan ber-Banser memberi kesempatan yang sama kepada siapa pun untuk menjadi orang hebat di masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua LBH GP Ansor sekaligus Ketua Panitia, Yosef Firman Susilo, menyebut GP Ansor Sumbar juga mulai mendorong penguatan ekonomi kader melalui sektor pertanian dan usaha produktif.

Ia mengatakan sejumlah program penanaman jagung dan pengembangan pertanian mulai dijalankan di beberapa daerah sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi kader muda.

Selain itu, Ansor Sumbar juga aktif dalam penanganan bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat. Menurut Yosef, bantuan yang telah disalurkan melalui GP Ansor Sumbar mencapai lebih dari Rp1 miliar.

“Pasca-bencana, yang dibutuhkan bukan hanya bantuan sembako. Yang harus diperhatikan juga bagaimana pemulihan lahan pertanian, perkebunan, irigasi, dan mata pencaharian masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat maupun daerah dapat mempercepat rehabilitasi infrastruktur pertanian yang rusak akibat bencana.

Editor : Bunga

Posting Komentar

0 Komentar