Right Button

test
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MATA TINTA NUSANTARA

MPLS Ramah SMPN 2 Padang, Siswa Baru Dibekali PBB hingga Edukasi Bahaya LGBT


Padang|MT.com –
SMP Negeri 2 Padang terus memperkuat pembentukan karakter peserta didik baru melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027. Memasuki hari keempat, Kamis (16/7/2026), sekolah menghadirkan personel Polda Sumbar untuk memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta pemateri dari Yayasan Ruang Anak Dunia yang membahas bahaya LGBT.

Kepala SMPN 2 Padang Dina Ayudia, M.Kom., Melalui Wakil kesiswaan Winda Novitasari, M.Pd., mengatakan tema MPLS Ramah bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru.

"Murid baru datang dari berbagai sekolah. Melalui MPLS ini kami ingin mereka cepat beradaptasi, mengenal teman-teman, kakak kelas, bapak dan ibu guru, serta seluruh warga sekolah sehingga merasa nyaman berada di SMPN 2 Padang," ujarnya saat diwawancarai Media MT.condi ruang kepala sekolah.

Pada hari keempat, materi diawali dengan pelatihan PBB yang dipandu langsung oleh personel Polda Sumbar. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengenalan terhadap salah satu ekstrakurikuler unggulan sekolah, yakni Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Selain itu, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya LGBT yang disampaikan oleh Wanda Lesmana, pemateri dari Yayasan Ruang Anak Dunia. Menurut Winda, materi tersebut diberikan sebagai bentuk edukasi agar siswa memiliki pemahaman yang benar serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

Ia menjelaskan, sekolah secara rutin menghadirkan narasumber dari luar, sekitar satu hingga dua bulan sekali, untuk memberikan penguatan karakter dan edukasi kepada peserta didik.

"Kami ingin anak-anak terus mendapatkan pembinaan, sehingga hal-hal negatif seperti kenakalan remaja, perundungan, judi online maupun pengaruh lainnya dapat dicegah sejak dini," katanya.

Sebelumnya, pada hari ketiga MPLS, siswa telah menerima materi mengenai kenakalan remaja, bahaya judi online, serta pencegahan perundungan (bullying). Menyikapi berbagai kasus yang belakangan terjadi di dunia pendidikan, pihak sekolah juga membuka ruang pengaduan bagi siswa.

"Kami mengimbau siswa agar tidak diam jika mengalami atau melihat tindakan yang tidak baik. Mereka bisa menyampaikan kepada wali kelas maupun guru Bimbingan dan Konseling (BK). Sekolah terbuka untuk menerima setiap laporan," jelasnya.

Usai MPLS, SMPN 2 Padang berharap seluruh peserta didik mampu menaati tata tertib sekolah, berprestasi sesuai bakat masing-masing, serta menjaga lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Winda menyebutkan, sejumlah siswa SMPN 2 Padang telah mengukir prestasi di berbagai bidang, di antaranya karate, taekwondo, renang hingga kompetisi Bahasa Inggris yang berhasil menembus tingkat nasional.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMPN 2 Padang menerima 255 peserta didik baru, sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan sekolah.(Bunga)

Posting Komentar

0 Komentar