Pimpinan Klinik Pratama dr. Shendi, dr. Shendi Amalia Putri menjelaskan bahwa akreditasi merupakan proses penting untuk memastikan mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
"Akreditasi ini menilai seluruh aspek pelayanan klinik, mulai dari fasilitas, SDM, hingga pelayanan yang kami berikan kepada pasien. Semua akan dinilai sesuai standar yang ditetapkan," ujarnya saat diwawancarai di Klinik Pratama dr. Shendi Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, lembaga pelaksana akreditasi harus merupakan lembaga yang telah mendapat pengakuan dari Kementerian Kesehatan. Klinik yang dipimpinnya saat ini sedang mengikuti proses akreditasi untuk pertama kalinya sejak beroperasi sebagai klinik pratama.
Dr. Shendi menjelaskan, sebelumnya fasilitas kesehatan tersebut merupakan klinik mata yang dikelola keluarganya. Seiring perkembangan pelayanan, klinik kemudian bertransformasi menjadi klinik pratama untuk memperluas cakupan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Saat ini, Klinik Pratama dr. Shendi Amalia menyediakan berbagai layanan kesehatan, di antaranya poli umum, poli gigi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, ruang laktasi, serta depo farmasi.
Untuk operasional pelayanan, klinik buka setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Meski belum melayani selama 24 jam, pihak klinik berencana mengembangkan layanan secara bertahap, termasuk membuka pelayanan pada hari libur.
"Kami memiliki rencana ke depan untuk memperluas jam layanan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan," katanya.
Selain mempersiapkan akreditasi, Klinik Pratama dr. Shendi Amalia juga menargetkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, proses tersebut baru dapat diajukan setelah klinik memperoleh status akreditasi.
"Persyaratan untuk bekerja sama dengan BPJS salah satunya adalah akreditasi. Setelah proses akreditasi selesai, baru kami dapat mengajukan kerja sama dan dilakukan penilaian kembali oleh pihak BPJS," jelasnya.
Klinik yang mulai beroperasi sejak awal Januari 2026 tersebut, lanjut dr. Shendi, dibangun dengan tujuan menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia mengaku masih banyak masyarakat yang enggan berobat karena menganggap biaya pelayanan kesehatan cukup mahal. Karena itu, pihaknya berupaya memberikan pelayanan dengan biaya yang terjangkau tanpa membedakan latar belakang pasien.
"Kami ingin menghilangkan stigma bahwa berobat itu mahal dan sulit. Semua masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dengan perlakuan yang sama," ungkapnya.
Dr. Shendi juga mengajak masyarakat, khususnya yang berada di kawasan Padang Barat dan sekitarnya, untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di kliniknya.
"Kami terbuka untuk semua masyarakat. Tidak perlu takut datang berobat meskipun belum memiliki asuransi kesehatan. Kami berupaya memberikan pelayanan yang baik dengan fasilitas dan obat-obatan yang memadai," tutupnya. (bg)


0 Komentar