Padang | MT.com - Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) Sumatera Barat resmi dilantik dan dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2030 di Auditorium Gubernuran Sumbar, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan itu dirangkai dengan peringatan Hari Musik Nasional 2026 dan dihadiri para seniman, budayawan, kepala daerah, organisasi perempuan, hingga tokoh musik nasional.
Ketua DPD PAPPRI Sumbar, Husin Daruham menyebut kepengurusan baru bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi amanah untuk memperjuangkan marwah dan kemajuan lembaga di tengah masyarakat.
“Jabatan ini adalah sarana untuk melayani, bukan untuk dilayani. Di pundak kita bersama ada harapan agar organisasi terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan PAPPRI Sumbar akan menjadi rumah bersama bagi tiga unsur utama musik, yakni penyanyi, pencipta lagu, dan pemusik. Menurutnya, ketiganya tidak dapat dipisahkan dalam membangun industri musik yang sehat.
“Tanpa pencipta lagu, penyanyi tidak bisa membawakan karya. Tanpa penyanyi, lagu juga tidak sampai kepada masyarakat. Begitu juga dengan para pemusik. Karena itu mari bersatu dan saling menopang,” katanya.
Husin juga menyampaikan komitmennya memperluas kepengurusan PAPPRI hingga ke daerah-daerah di Sumbar. Saat ini, pihaknya menargetkan pembentukan kepengurusan di 12 kabupaten dan kota sebagai bagian dari penguatan organisasi serta pembinaan talenta musik daerah.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PAPPRI, Tony Wenas, menilai Sumatera Barat memiliki posisi penting dalam perkembangan musik nasional. Ia menyebut DPD PAPPRI Sumbar merupakan salah satu daerah paling aktif di Indonesia.
“DPD Sumatera Barat adalah DPD ketiga yang terbentuk setelah Jawa Barat dan Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Sumbar merasa penting adanya organisasi yang memperjuangkan hak-hak seniman musik,” ujarnya.
Tony menyebut Sumatera Barat memiliki kekayaan budaya dan talenta seni yang luar biasa, mulai dari dendang, saluang, talempong, syair, hingga lagu-lagu Minang yang telah dikenal luas di tingkat nasional.
Ia juga menyinggung banyaknya musisi dan grup legendaris asal Ranah Minang seperti Orkes Gumarang, Zaenal Combo hingga Elly Kasim yang turut memberi warna bagi industri musik Indonesia.
Menurutnya, PAPPRI Sumbar ke depan harus menjadi motor penggerak industri musik, tidak hanya berhenti pada penciptaan karya, tetapi juga membangun ekosistem musik secara menyeluruh.
“Industri musik akan tumbuh kalau ekosistemnya terbangun. Seluruh stakeholder harus bergerak bersama dengan dukungan pemerintah daerah,” katanya.
Tony menambahkan pengembangan industri musik juga akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Sumatera Barat. Ia menilai potensi tersebut sudah terlihat melalui berbagai agenda budaya dan festival yang berkembang di daerah.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya perlindungan hak-hak musisi, termasuk soal royalti dan jaminan sosial bagi pelaku seni.
“Royalti itu wajib dibayarkan penyelenggara acara, bukan penyanyinya. Ini penting dipahami bersama agar hak para pencipta lagu dan musisi terlindungi,” tegasnya.
Ketua Pelaksana kegiatan, Rustam Rusdi, mengatakan Sumatera Barat sejak lama dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh seni dan budaya nasional.
Menurutnya, tanah Minang memiliki sejarah panjang dalam melahirkan karya-karya musik yang berpengaruh di Indonesia maupun kawasan ASEAN.
“Minangkabau tidak lepas dari seni dan budaya. Itu adalah roh sebuah bangsa. Karena itu kami berkomitmen menjaga dan mengembangkan lagu-lagu daerah Minang melalui pertunjukan dan konser berkualitas,” ujarnya.
Ia menyebut PAPPRI Sumbar ke depan juga akan menghadirkan berbagai program pelestarian budaya, termasuk konser lagu Minang dan pembinaan generasi muda di bidang seni musik.
Acara dimeriahkan penampilan sejumlah artis dan musisi Sumatera Barat yang diiringi Padang Band. Beberapa nama yang tampil di antaranya Rabab Bintang Utara, Ganto Rio Singer, Anroys, Khaira, SPD Gamad, Sherly Rahayu Putri, dan Tanti Siahaan.
Editor: Bunga


0 Komentar