Padang | MT.com – Kepala SDN 28 Ganting Selatan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Fitrira Zalmi, M.Pd., terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan program keagamaan, literasi, dan pengembangan akademik siswa.
Menurut Fitrira, pihak sekolah menyesuaikan program pendidikan dengan visi Pemerintah Kota Padang, salah satunya melalui program Smart Surau. Ia menyebut tingkat partisipasi siswa dalam pelaksanaan salat Subuh berjamaah mencapai lebih dari 80 persen setiap harinya.
“Alhamdulillah, untuk program Smart Surau di SDN 28 ini tingkat partisipasi siswa selalu di atas 80 persen. Anak-anak terus kami ingatkan untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sekolah juga melakukan pengawasan secara berkala terhadap pelaksanaan ibadah siswa. Jika ditemukan siswa yang beberapa kali tidak mengikuti kegiatan, pihak sekolah akan memanggil orang tua untuk melakukan pembinaan bersama.
“Kalau sudah tiga atau empat kali tidak melaksanakan, kami panggil orang tuanya untuk berkoordinasi agar ada peningkatan disiplin anak,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah memberikan penghargaan kepada siswa yang aktif menjalankan program Smart Surau. Hadiah diberikan setiap bulan kepada peserta terbaik guna memotivasi siswa lainnya.
Selain program keagamaan, SDN 28 Ganting Selatan juga terus mengembangkan berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler. Siswa dilibatkan dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Olimpiade Sains Nasional (OSN).
“Anak-anak juga kami ikutkan dalam berbagai lomba dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka dan tahfiz untuk mendukung pengembangan potensi mereka,” jelasnya.
Di bidang sarana dan prasarana, sekolah telah mengajukan sejumlah program perbaikan, di antaranya rehabilitasi perpustakaan serta pembenahan pagar sekolah demi keamanan siswa.
Fitrira mengatakan perbaikan pagar menjadi prioritas karena sebelumnya terdapat kendaraan yang melintas dan membahayakan area sekitar sekolah.
“Alhamdulillah, setelah kami koordinasikan, pihak terkait langsung merespons untuk perbaikan pintu pagar agar keamanan anak-anak lebih terjamin,” ungkapnya.
Ke depan, pihak sekolah juga berfokus meningkatkan kemampuan literasi siswa yang dinilai masih perlu perhatian khusus. Menurutnya, berbagai pelatihan dan pembinaan telah mulai dilakukan bekerja sama dengan Balai Bahasa.
“Literasi menjadi perhatian utama kami saat ini. Mudah-mudahan dengan pelatihan dan pembinaan yang dilakukan, kemampuan literasi anak-anak bisa meningkat,” katanya.
Sebagai kepala sekolah, Fitrira berharap seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, siswa, orang tua, hingga masyarakat sekitar dapat bersinergi dalam memajukan pendidikan.
“Sekolah ini ibarat rumah bersama. Harapannya seluruh stakeholder bisa bekerja sama untuk mencerdaskan anak bangsa,” tutupnya.
(Bg1)


0 Komentar