Padang | MT.com – Universitas Dharma Andalas (UNIDHA) memaparkan capaian akademik, prestasi dosen dan mahasiswa, serta program pengembangan kampus dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri jajaran Yayasan Pendidikan Dharma Andalas, pimpinan universitas, para dekan, ketua program studi, serta insan media.
Rektor Universitas Dharma Andalas, Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S., bersama jajaran pimpinan universitas menyampaikan berbagai perkembangan yang telah dicapai, sekaligus memperkenalkan program pendidikan dan rencana penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027 dan 2027/2028.
Pemaparan tersebut mencakup peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi pembelajaran, serta upaya mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam pemaparan capaian akademik, UNIDHA menunjukkan sejumlah prestasi dosen dalam bidang penelitian, penerimaan hibah, pendampingan mahasiswa, serta kontribusi sebagai narasumber dan reviewer nasional maupun internasional.
Salah satu prestasi diraih Bayu, dosen Program Studi S1 Teknik Sipil, yang memperoleh penghargaan Best Emerging Research dalam kegiatan ICONIC (Infrastructure and Construction Innovation Conference), melalui agenda Doctoral Research Forum & Poster Competition di Yogyakarta pada 22 Oktober 2026.
Prestasi lainnya diraih Aisha, dosen Program Studi S1 Teknik Mesin, yang berhasil memperoleh penghargaan Best Presenter 2 pada kegiatan SNTTM dan Lomba Nasional Rancang Bangun Mesin 2026 di Universitas Negeri Riau.
Selain prestasi dosen, UNIDHA juga memaparkan capaian Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Program tersebut meliputi riset sosial humaniora, riset eksakta, pengabdian kepada masyarakat, karya inovatif, dan karsa cipta.
Berbagai program ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan penelitian, serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam bidang pengembangan pendidikan dan inovasi pembelajaran, materi presentasi UNIDHA mencatat sejumlah program yang memperoleh dukungan pendanaan.
Program tersebut antara lain Competitive Fund Vokasi 2024, hibah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) 2024, hibah FKKM 2024, serta program Pembelajaran Digital Kolaboratif (PDK) 2025.
Berdasarkan data yang ditampilkan dalam presentasi, total pendanaan dari sejumlah program tersebut mencapai sekitar Rp1,289 miliar.
UNIDHA juga mengembangkan program RPL yang memungkinkan pengakuan atas pengalaman belajar dan kompetensi sebelumnya sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini ditawarkan pada sejumlah program studi, mulai dari Akuntansi, Manajemen, Ilmu Hukum, Sistem Informasi, Teknik Sipil, Teknik Mesin, hingga Magister Manajemen.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pemaparan Rektor UNIDHA adalah perubahan pendekatan kegiatan mahasiswa dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi program magang di perusahaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan kerja. Mereka tidak hanya mempelajari teori di ruang kuliah, tetapi juga berkesempatan mengenal budaya kerja, mengembangkan keterampilan profesional, dan memahami kebutuhan industri.
Program magang juga menjadi upaya untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Pengalaman praktis di perusahaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, mahasiswa juga berkesempatan mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, beradaptasi, serta memahami tantangan di lingkungan profesional.
Meski demikian, penerapan program magang sebagai pengganti KKN perlu dijelaskan lebih lanjut oleh pihak universitas, terutama terkait mekanisme pelaksanaan, durasi magang, mitra perusahaan, serta bentuk pengakuan kegiatan tersebut dalam kurikulum.
Dari sisi fasilitas, UNIDHA turut menyoroti kenyamanan ruang belajar yang dilengkapi pendingin udara atau full AC. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung suasana perkuliahan yang nyaman dan kondusif bagi mahasiswa maupun dosen.
Kompetensi dosen, kualitas pembelajaran, relevansi kurikulum, layanan akademik, serta kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja juga menjadi faktor penting dalam pengembangan perguruan tinggi.
Ke depan, keterbukaan informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru, prestasi akademik, program magang, fasilitas pembelajaran, serta peluang pengembangan kompetensi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Dharma Andalas.


0 Komentar