Right Button

test
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MATA TINTA NUSANTARA

PELANTIKAN KAN PAUH IX 2026-2031: Musdafirman Dt. Rajo Diguci Resmi Dilantik, Fokus Atasi Bullying dan Perkuat Adat di Dalam Kota


Padang|MT.com.
- Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX periode 2026-2031 resmi dilantik dan dikukuhkan di Kantor KAN Kuranji, Padang, Sabtu (3/10/2026). Musdafirman Dt. Rajo Diguci dilantik sebagai Ketua KAN Pauh IX yang baru.

Dalam sambutannya, Musdafirman Dt. Rajo Diguci menegaskan komitmen KAN Pauh IX untuk lebih hadir di tengah persoalan masyarakat, terutama di dunia pendidikan.

Menurutnya, persoalan pelajar di sekolah akan menjadi perhatian serius seluruh ninik mamak di Kecamatan Kuranji, khususnya di Kenagarian Pauh IX.

"Ninik mamak nanti akan bersinergi dengan seluruh kepala sekolah dan seluruh dinas pendidikan. Bagaimana kita mengatasi bullying di sekolah, bagaimana kita memperkuat sekolah dan guru-guru agar bisa mendisiplinkan anak tanpa khawatir dari gangguan atau ancaman dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Tentunya ninik mamak menjadi backup di sini," ujar Musdafirman.

Selain persoalan pendidikan, ia menegaskan program utama KAN Pauh IX ke depan adalah membumikan filosofi adat Minangkabau.

"Karena kita ada basandi syara', syara' basandi Kitabullah, KAN Pauh IX berusaha untuk membumikan syara', mengatur adat mamakai. Walaupun sebetulnya adat basandi syara', syara' basandi Kitabullah itu sudah bergulir lama, itu sebetulnya bukan filsafah yang sekadar dibaca. Itu sebetulnya sebuah perjanjian yang harus kita terapkan," tegasnya.

Sebagai nagari yang berada di dalam Kota Padang, KAN Pauh IX juga menyatakan siap mendukung penuh program unggulan Pemerintah Kota Padang.

"Pauh IX berharap bisa ikut berpartisipasi membantu mensukseskan program-program unggulan dari pemerintah kota agar apa yang dicita-citakan oleh kepala kota dan masyarakat bisa terlaksana. Sehingga kehidupan bermasyarakat madani berdasarkan syara' basandi Kitabullah itu bisa terwujud, seperti semangat surau, pendidikan, semuanya kita dari ninik mamak berusaha mengikuti dan mendukung," tambahnya.

Terkait harapan ke depan di bawah kepemimpinan baru, Musdafirman berharap penguatan adat di dalam kota dapat lebih terwujud.

"Harapannya ke depan lebih mengarahkan, membumikan adat basandi syara', syara' basandi Kitabullah itu di nagari dalam kota ini," ucapnya.

Untuk program unggulan, ia menyebut asas utama KAN adalah mewujudkan keadilan dalam penyelesaian sengketa adat.

"Asas dari kita berjalan adalah berusaha bagaimana mewujudkan keadilan di dalam menyelesaikan sengketa di nagari. KAN ini umumnya sengketa nagari, masalah sako, pusako, dan sebagainya. Jadi KAN berusaha untuk tibo di mato bapiciangkan, tibo di paruik bakampihkan Kalau dalam agama, wa laa talbisul-haqqa bil-baathil wa taktumul-haqqa wa antum ta'lamuun jangan kamu campuradukkan yang hak dengan yang batil dan jangan kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui. Itu dasar pijakkan untuk menggariskan program ke depan," tutupnya.

Posting Komentar

0 Komentar