Memasuki tahap serangan, unsur bantuan melaksanakan manuver lambung untuk mendukung unsur bantuan tempur yang bergerak menuju titik aksi. Setelah tembakan mortir dan senapan mesin ringan diarahkan ke sasaran, unsur tempur melaksanakan serbuan dengan menghadapi berbagai rintangan, termasuk kawat berduri. Setelah rintangan terbuka, pasukan bergerak mendekati bunker dan parit untuk menguasai sasaran secara bertahap hingga mencapai posisi terakhir, dengan tetap menjaga koordinasi dan komunikasi antarpersonel.
Latihan tersebut menguji kemampuan prajurit dalam menerapkan taktik, teknik, dan prosedur secara terpadu dalam situasi pertempuran yang realistis. Melalui latihan bersama ini, TNI dan US Army tidak hanya meningkatkan ketepatan, kecepatan, serta kesiapsiagaan tempur, tetapi juga memperkuat interoperabilitas, saling memahami prosedur operasi, dan membangun kepercayaan sebagai bagian dari semangat Together We Train, Strength Through Partnership.
#sgs26
#TogetherWeTrain
#StrengthThroughPartnership


0 Komentar