Padang | MT.com - 60 pekebun sawit swadaya dari Kabupaten Dharmasraya dan Pasaman Barat mengikuti pelatihan peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit di Rocky Plaza Hotel Padang, 8–13 September 2026.
Pelatihan selama enam hari tersebut difasilitasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan dilaksanakan LPP Agro Nusantara. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekebun dalam menerapkan praktik budidaya kelapa sawit yang baik sehingga produktivitas dan kesejahteraan pekebun dapat meningkat.
Pembukaan pelatihan diawali Tari Persembahan dan Tari Piriang Serak Badarai dari Sanggar Ilalang Sarumpuik. Kegiatan turut dihadiri Herri Myzani, S.P., M.Si. dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Perkebunan Dharmasraya Lasmiyati, S.Si., M.Si., serta Plt. Kepala Dinas Pasaman Barat Afrizal, S.P., M.Si. yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Herri Myzani mengatakan peningkatan produktivitas masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Menurutnya, peningkatan kompetensi pekebun menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong kemajuan sektor perkebunan sawit.
“Produktivitas masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Peningkatan keterampilan dan pemahaman budidaya yang baik merupakan tanggung jawab seluruh pelaku industri sawit di Indonesia,” ujarnya.
Selain mendapatkan materi di dalam kelas, para peserta juga dijadwalkan mengikuti field trip ke PT Mutiara Agam di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lapangan agar peserta dapat melihat secara langsung penerapan praktik budidaya kelapa sawit yang baik.
Melalui pelatihan ini, para pekebun diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya di kebun masing-masing untuk meningkatkan produktivitas dan hasil usaha perkebunan. (Dafid)
Tags: Sawit, Pekebun, BPDP, LPP Agro Nusantara, Dharmasraya, Pasaman Barat, Padang, Sumbar


0 Komentar