Right Button

test
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MATA TINTA NUSANTARA

WBTBI Bertambah, Mahyeldi Ajak Masyarakat Sumbar Lestarikan Budaya dalam Kehidupan Sehari-hari


Padang | MT.com
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI) Tahun 2025 kepada 16 kabupaten/kota di Sumbar, Jumat (28/8/2026).

Penyerahan sertifikat berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar dan dirangkai dengan Seminar Kajian Kuratorial Tata Pamer Temporer “Menapaki Jejak Sang Maharaja Diraja: Membaca Ulang Adityawarman”, serta penyusunan Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) 2026.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi menegaskan penetapan WBTBI tidak sekadar bentuk penghargaan. Lebih dari itu, pengakuan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus menjaga tradisi, bahasa, seni, kuliner, serta pengetahuan leluhur Minangkabau dan Mentawai.

Menurutnya, warisan budaya harus terus digunakan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, budaya tidak hanya tercatat sebagai warisan, tetapi juga tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

Mari kita jaga dan kita pakai budaya dan cintai budaya kita, ini wujud kalau kalau kita memang cinta terhadap budaya, ungkap Mahyeldi.

Ia juga mencontohkan masyarakat Minangkabau yang berada di Australia. Meski telah puluhan tahun merantau, sebagian masyarakat masih menggunakan bahasa Minang dalam lingkungan keluarga.

Karena itu, Mahyeldi mendorong masyarakat Sumbar untuk memperkuat penggunaan bahasa dan praktik budaya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga identitas daerah.

Hingga 2026, Sumbar tercatat telah memiliki 164 warisan budaya takbenda yang ditetapkan sebagai WBTBI sejak 2013.

Untuk itu, pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan terus melanjutkan upaya pelestarian melalui pewarisan, regenerasi, pembinaan, pengembangan, serta pemanfaatan budaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaiful Bahri, menegaskan komitmen pemerintah dalam pemajuan kebudayaan melalui tagline “Merawat Tradisi, Menjaga Jati Diri.”

Selain penyerahan sertifikat WBTBI, Pemprov Sumbar juga menandatangani nota kesepahaman dengan Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan museum dan cagar budaya sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi pelajar.

Posting Komentar

0 Komentar