Padang | MT.com – Mande Kanduang Sako Kota Padang terus memperkuat perannya dalam membangun kepedulian sosial sekaligus memperkokoh nilai-nilai adat dan agama di tengah masyarakat. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan rutin bulanan yang digelar di Aula LKAAM Kota Padang, Selasa (14/7/2026).
Ketua Mande Kanduang Sako Kota Padang, Hj. Nurbaini, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya fokus melestarikan adat Minangkabau, tetapi juga menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Salah satu program unggulan yang terus dijalankan adalah BerSeRi (Bersedekah Seribu Rupiah). Melalui program tersebut, setiap anggota menyisihkan seribu rupiah setiap Jumat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama anggota Mande Kanduang Sako yang kurang mampu serta anak-anak yatim yang ada di kota Padang, dan insyaallah kita akan memberikan santunan untuk anak yatim di Nagari Bungus.
"Program BerSeRi ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada sesama. Harapannya, bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan," ujar Hj. Nurbaini.
Ia menambahkan, Mande Kanduang Sako mengusung motto "Dunia Dicari, Akhirat Dikejar" sebagai pedoman dalam setiap kegiatan organisasi. Karena itu, selain menjaga kelestarian adat, seluruh anggota juga terus diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan tausiah agama yang disampaikan oleh seorang ustaz Dr.Khairul S.Ag, sebagai penguatan spiritual bagi seluruh anggota.
Sementara itu, Ketua LKAAM Kota Padang bersama jajaran turut memberikan pembekalan mengenai pentingnya menjaga adat istiadat Minangkabau, sekaligus mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkoba serta bersama-sama mendukung upaya pemberantasan perilaku yang dinilai bertentangan dengan norma dan nilai budaya Minangkabau.
Pada kesempatan yang sama, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang turut mensosialisasikan pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHal) Kota Padang Tahun 2026. Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diajak berpartisipasi aktif dalam pengukuran indeks harmoni sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah berbasis Evidence-Based Data (EBD).
Kesbangpol menekankan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Kota Padang yang rukun, damai, toleran, dan harmonis.
Kegiatan bulanan tersebut dihadiri Ketua LKAAM Kota Padang beserta jajaran, perwakilan Kesbangpol Kota Padang, Ketua Mande Kanduang Sako Kota Padang Hj. Nurbaini, serta seluruh pengurus dan anggota Mande Kanduang Sako dari berbagai kecamatan di Kota Padang.
Melalui kegiatan rutin ini, Mande Kanduang Sako Kota Padang berharap nilai-nilai adat yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) tetap terjaga, sejalan dengan semangat berbagi, mempererat persaudaraan, dan menjaga keharmonisan masyarakat Kota Padang.
Editor: Bunga



0 Komentar