Padang | MT.com – Pertemuan rutin bulanan Mande Kanduang Sako Kota Padang yang diselenggarakan oleh Nagari Nan 8 Suku berlangsung di Gedung LKAAM Sumbar, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut mengangkat materi tentang nilai-nilai adat Minangkabau dalam Sumbang 12, dengan fokus pembahasan pada Sumbang Ngicek (berbicara) dan Sumbang Tagak (berdiri).
Materi disampaikan oleh Ketua Mande Sako Nan 8 Suku, Mande Bunga, yang dalam kesehariannya akrab disapa Mande Bunga. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa Sumbang 12 merupakan pedoman etika dan tata krama dalam adat Minangkabau yang mengatur perilaku seseorang agar tetap sesuai dengan norma kesopanan dan adat istiadat yang berlaku di tengah masyarakat.
“Ia menyampaikan salah satu nilai penting dalam adat Minangkabau, yaitu Sumbang 12. Sumbang 12 merupakan pedoman etika dan tata krama yang mengajarkan bagaimana seseorang berperilaku secara pantas dalam kehidupan bermasyarakat,
Sumbang Ngicek mengajarkan pentingnya menjaga tutur kata, baik dalam berbicara secara langsung maupun melalui media digital. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini menuntut masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi etika dalam berkomunikasi, ujar Mande Bunga.
“Menulis komentar yang menghina, menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, atau menggunakan kata-kata kasar di media sosial juga termasuk perilaku yang tidak sesuai dengan nilai adat dan etika,” katanya.
Selain itu, Mande Bunga juga memaparkan makna Sumbang Tagak yang mengajarkan tata cara berdiri yang santun, menghormati orang lain, serta menjaga sikap dan perilaku dalam berbagai situasi sosial.
Sementara itu, Ketua Mande Kanduang Sako Kota Padang Hj Nurbaini, memperkuat materi yang disampaikan dengan menjelaskan keberagaman adat salingka nagari yang masih hidup dan berkembang di 10 nagari yang ada di Kota Padang.
Menurutnya, pemahaman terhadap adat salingka nagari penting untuk terus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai budaya Minangkabau tetap terjaga di tengah perubahan zaman.
Usai pertemuan, rombongan Mande Kanduang Sako Kota Padang melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua KAN Nan 8 Suku beserta jajaran pengurus. Dalam pertemuan tersebut, rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan Mande Kanduang Sako sekaligus mempererat hubungan kelembagaan adat.
Ketua KAN Nan 8 Suku Mak Dt.Indo Bumi beserta jajaran menyambut baik kedatangan rombongan Mande Kanduang Sako. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi wadah bertukar pikiran mengenai berbagai persoalan adat yang dinilai mulai terlupakan oleh sebagian masyarakat.
Beberapa isu yang menjadi pembahasan antara lain tata cara adat perkawinan serta adat yang berkaitan dengan prosesi kematian. Para peserta menilai diperlukan upaya bersama dari ninik mamak, bundo kanduang, dan seluruh unsur masyarakat adat untuk menjaga serta melestarikan nilai-nilai adat Minangkabau agar tetap relevan dan dipahami oleh generasi mendatang.
Melalui pertemuan rutin tersebut, Mande Kanduang Sako Kota Padang berharap dapat terus berperan aktif dalam memperkuat pemahaman adat, membangun silaturahmi antarlembaga adat, serta menjaga kelestarian budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman.
Jurnalis: Bunga



0 Komentar