Right Button

test
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MATA TINTA NUSANTARA

Lewat Program “Uang Berseri”, Mande Kanduang Sako Kota Padang Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim


Padang| MT.com -
Pertemuan rutin bulanan Mande Kanduang Sako Kota Padang kembali digelar di Gedung LKAAM Sumbar dengan membahas penguatan peran perempuan adat Minangkabau dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus meningkatkan kapasitas anggota dalam bidang publik speaking.

Kegiatan tersebut menghadirkan materi tentang tata cara memandu acara dan berbicara di depan umum apabila dipercaya oleh instansi maupun lembaga dalam berbagai kegiatan adat dan sosial. Materi disampaikan oleh Ketua Nagari Koto Tangah Zafniarti S.Pd, yang akrab di panggil Uniang Jaf sebagai bentuk pembekalan kepada para mande sako yang dinilai memiliki peran penting di setiap nagari.

Ketua Mande Kanduang Sako Kota Padang, Hj. Nurbaini, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perkembangan organisasi yang telah berdiri lebih dari satu tahun tersebut.

“Alhamdulillah, Mande Kanduang Sako Kota Padang berhasil meraih juara III dalam perlombaan organisasi terbaik tingkat Kota Padang dari lebih dua ratus ormas yang ada,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, kata Hj. Nurbaini, terdapat beberapa poin penting yang menjadi pembahasan bersama. Pertama, pembenahan dan revisi struktur kepengurusan karena sejumlah pengurus lama dinilai sudah tidak aktif lagi dalam kegiatan organisasi.

Selain itu, pengurus juga membahas program berkelanjutan berupa penulisan buku Salingka Nagari yang nantinya akan diterbitkan sebagai bagian dari upaya menjaga serta mendokumentasikan adat dan budaya Minangkabau.

Tidak hanya bergerak di bidang adat, Mande Kanduang Sako Kota Padang juga terus memperkuat kegiatan sosial melalui program “Uang Berseri”. Program tersebut merupakan gerakan sedekah seribu rupiah setiap hari Jumat yang melibatkan seluruh anggota mande kanduang.

“Uang Berseri ini digunakan untuk membantu anak-anak yatim, anak-anak yang terlantar sekolahnya, dan masyarakat yang membutuhkan. Kita mengajak mande-mande untuk bersedekah, dunia dikejar akhirat pun dicari,” katanya.

Ia berharap Mande Kanduang Sako Kota Padang ke depan semakin maju, berkembang, dan kembali meraih prestasi sebagai organisasi terbaik. Selain itu, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam bidang sosial serta menjadi teladan bagi generasi muda Minangkabau.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini membawa tantangan tersendiri terhadap kelestarian adat dan budaya di tengah generasi muda.

“Banyak anak muda mulai melupakan adat karena pengaruh teknologi yang semakin canggih. Karena itu, peran mande kanduang sangat penting untuk memberikan panutan kepada anak-anak muda dan ibu-ibu muda agar nilai adat Minangkabau tetap terjaga,” tutupnya.(Bg)

Posting Komentar

0 Komentar