Padang | MT.com – Mande Kanduang Sako Kota Padang kembali menggelar pertemuan rutin bulanan yang berlangsung di Gedung LKAAM Sumatera Barat, Selasa (14/04/2025). Kegiatan ini menjadi wadah pelestarian adat dan budaya Minangkabau, khususnya dalam tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai adat salingka nagari.
Dalam pertemuan tersebut, materi utama yang diangkat adalah praktik langsung tata cara memandikan jenazah. Kegiatan ini dipimpin oleh mande Kasniwati S.Pd, dan didampingi langsung oleh Ketua Mande Kanduang Sako Kota Padang, Hj. Nurbaini S.Ap. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang diperagakan secara detail.
Ketua Mande Kanduang Sako Kota Padang, Hj. Nurbaini, S.AP, menjelaskan bahwa pertemuan rutin ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana edukasi adat bagi generasi penerus.
“Setiap bulan, nagari yang ada di Kota Padang diberikan kesempatan untuk menampilkan praktik adat dan budaya Minangkabau. Hal ini bertujuan agar pengetahuan adat tetap hidup dan bisa diwariskan kepada anak kemenakan,” ujarnya.
Pada kesempatan kali ini, Nagari Pauh (Limau Manis) dipercaya untuk menampilkan rangkaian lengkap penyelenggaraan jenazah. Mulai dari proses mengobek kain kafan, membuat kain tilam, memandikan jenazah, hingga tahapan akhir pengurusan jenazah diperagakan secara langsung di hadapan peserta.
Kegiatan ini memiliki tujuan penting, yakni melestarikan adat salingka nagari serta memberikan pemahaman kepada generasi muda, khususnya ibu-ibu muda, yang belum memahami tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai adat Minangkabau.
“Harapannya, mande sako yang hadir dapat membawa ilmu ini kembali ke nagari masing-masing sebagai contoh dan pembelajaran bagi masyarakat,” tambahnya.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 10 nagari di Kota Padang, di antaranya
1.Nagari Limau Manis
2.Nagari Pauh V
3.Nagari Kuranji
4.Nagari Nanggalo
5.Nagari Koto Tangah
6.Nagari Lubuk kilangan
7.Nagari Nan XX Lubuk bagaluang
8.Nagari Bungus
9.Nagari Teluk Kabung
10.Nagari Ninik Mamak 8 Suku
Dengan adanya kegiatan rutin ini, Mande Kanduang Sako Kota Padang terus berkomitmen menjaga eksistensi adat dan budaya Minangkabau agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. (Bg)



0 Komentar