Padang MT.com
SMPN 7 Padang resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, hingga 17 Juli 2026, diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh peserta didik baru.

Kepala SMPN 7 Padang, Fitria Yenra, mengatakan pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung konsep ramah, yakni menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi peserta didik baru agar lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

"Tujuan MPLS Ramah adalah memberikan pengalaman yang nyaman, aman, dan membahagiakan sehingga peserta didik dapat mengenal lingkungan sekolah dengan lebih baik," kata Fitria saat ditemui MT.com di ruang kerjanya, Senin (13/7/2026).

Pembukaan kegiatan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Padang, H. Indriyedy Bakri, S.Pd., M.T.Menurut Fitri, seluruh rangkaian MPLS mengacu pada panduan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan sesuai ketentuan dalam Permendiknas Nomor 12 Tahun 2026.

Pada hari pertama pelaksanaan, SMPN 7 Padang bekerja sama dengan Puskesmas Ulak Karang menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh 256 siswa baru yang telah diterima pada tahun ajaran ini.

Selain pemeriksaan kesehatan, peserta didik juga dijadwalkan menginstal aplikasi kesehatan pada Rabu (15/7/2026) untuk menginput hasil pemeriksaan sebagai bagian dari tindak lanjut program kesehatan peserta didik.

Selama lima hari pelaksanaan MPLS, sekolah juga memberikan berbagai materi, antara lain pengenalan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pengenalan kurikulum, serta kegiatan penguatan karakter yang dipadukan dengan aktivitas edukatif dan menyenangkan.

Di luar rangkaian MPLS, SMPN 7 Padang juga melaksanakan seleksi lanjutan bagi peserta program kelas Digital dan kelas Bilingual. Fitri menjelaskan seleksi dilakukan karena jumlah peminat program unggulan tersebut cukup tinggi.

"Kami berharap peserta yang mengikuti kelas Digital dan Bilingual benar-benar memiliki motivasi belajar yang tinggi sehingga program dapat berjalan optimal," ujarnya.

Fitria menambahkan, kuota penerimaan peserta didik baru tahun ini sebanyak 256 siswa dan seluruhnya telah terpenuhi. Dengan demikian, tidak ada lagi peserta dari daftar cadangan yang diterima.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, pihak sekolah berharap peserta didik baru dapat menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan nyaman sehingga mampu mengembangkan potensi akademik maupun karakter.

"Kami berharap anak-anak merasa sekolah ini sebagai rumah kedua. Ketika mereka merasa nyaman, aman, dan bahagia, mereka akan lebih mudah berkembang serta termotivasi untuk meraih prestasi," kata Fitria Mengakhiri wawancaranya.(Bunga)